Disebut Sebagai Bandar Judi Toto Gelap di Surat Kaleng dan Media Online, Sairon Sinaga Akan Ambil Tindakan Hukum

Sebarkan:
HMR (Medan) - Sairon Sinaga, Ketua Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dan Boru (PPTSB) terkejut namanya dibawa - bawa dalam sebuah surat yang menyebar di grup-grup WhatsApp (WA) mengenai dirinya sebagai Bandar dari perjudian Toto gelap merk STM yang marak di Kota Medan sekitarnya.

Sairon Sinaga warga Kwala Bengkala, Medan Johor mengaku mengetahui surat itu dari grup WA yang diikutinya, dimana dirinya sebagai 'bandar' dari perjudian toto gelap merk STM, parahnya surat itu ditujukan kepada para petinggi dan pejabat Kepolisian dan diduga ditulis oleh seorang oknum wartawan. 

"Namun saya tidak bisa memastikan apakah itu surat yang memang ditulis oknum wartawan atau surat kaleng, mengenai surat itu telah memfitnah dan mencemarkan nama baik saya," tegas Sairon Sinaga, Rabu (21/9).

Lanjut Sairon Sinaga, parahnya dalam surat itu juga menyeret-nyeret nama PPTSB, sebuah organisasi marga Sinaga se dunia, dimana dirinya sebagai Ketua.

"Tentu saja ini menyakitkan hati marga Sinaga karena disangkutpautkan dengan kasus ilegal, yaitu perjudian," tegasnya.

Tak sampai disitu, pria berumur 61 tahun ini juga menuturkan bahwa dirinya semakin difitnah, karena belakangan isi surat itu juga ditayangkan menjadi berita di sebuah media online, walau namanya disingkat dan tanpa menyebutkan perkumpulan PPTSB. 

"Berita itu seakan mengarah ke dirinya berdasarkan surat tersebut menjadi dasar menulis berita dan tidak ada konfirmasinya, jelas kita sangat keberatan," tuturnya.

Hal tersebut, dirinya akan melakukan tindakan sesuai aturan pers untuk membantah dan mendesak media online itu, agar mencabut berita tersebut sekaligus menyatakan permintaan maaf.

"Saya tidak melihat ada cek dan ricek, sebuah surat kaleng yang tersebar di media sosial bulat-bulat dijadikan berita. Ini adalah tindakan trial by press (penghakiman oleh media)," ucap Sairon Sinaga.

Terangnya kembali, dirinya tengah menyiapkan langkah-langkah hukum, baik untuk mengusut surat kaleng itu dan media online yang memberitakannya. 

"Ia minta kepada para anggota PPTSB untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum menanggapi hal ini, kita negara hukum, biar hukum yang berbicara," pungkasnya. (Gung)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini