Polsek Medan Baru Gagalkan Perkelahian Pelajar di 2 Lokasi Berbeda, 6 Orang Diamankan

Sebarkan:
HMR (MEDAN) - Kepolisian Polsek Medan Baru mengamankan sekelompok pelajar yang melakukan perkelahian dari 2 lokasi yang berbeda di Jalan Gajah Madah dan Jalan Gatot Subroto Kec Medan Petisah, Selasa (22/3/2022) Kemaren.

Kapolsek Medan Baru Kompol Teuku Fathir Mustafa SIK MH menyebutkan sebanyak 6 orang pelajar bersama barang bukti berupa 4 unit sepeda motor, 5 batu krikil 1 balok kayu, 2 botol miras diamankan petugas.

"Awalnya petugas menerima laporan dari masyarakat melalui nomor WhatsApp 'Japri Kapolsek Medan Baru' bahwa ada sekelompok pelajar mengendarai sepeda motor ugal ugalan hendak berkelahi di Jalan Gajahmada dan Jalan Gatot Subroto Medan,"kata Kompol Teuku Fathir Mustafa SIK MH, Rabu (23/3/2022).

Menerima laporan itu, petugas selanjutnya turun ke lapangan dan berhasil mencegah terjadinya perkelahian antar pelajar.

"Dari Jalan Gajah Mada petugas mengamankan 3 orang pelajar dan 
di Jalan Gatot Subroto sebanyak 3 orang pelajar serta 4 unit kendaraan sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi diamankan petugas ke kantor Polsek Medan Baru,"ujar Kapolsek.

Selanjutnya ke 6 orang pelajar tersebut dilakukan pemanggilan terhadap orangtua dan guru untuk diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi serta ditandatangani oleh orang tua dan guru masing masing.

Pada kesempatan itu juga, Kapolsek mengharapkan agar para orang tua dan guru dapat bekerjasama mendidik anak bangsa supaya menjadi generasi penerus bangsa yang bisa menjadi contoh tauladan menjadi anak-anak bangsa yang lebih baik dimasa depan.

"Kami Polsek Medan Baru akan menindak tegas kepada para pelanggar hukum yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Polsek Medan Baru. Apalagi masih tercatat sebagai pelajar," tegas Kapolsek.

Sementara itu dari pihak sekolah berjanji akan terapkan sanksi keras terhadap setiap siswa yang terlibat perkelahian.

"Dan apabila sudah keterlaluan, kami dari pihak sekolah akan mengembalikan sih anak kepada orang tua dan dilakukan proses hukum," ujar salah satu guru sekolah yang enggang menyebutkan namanya tersebut. (HMR)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini