Hormati Adat Istiadat, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Hadiri Ritual Adat Marasi'an Air Tanah Di Perbatasan

Sebarkan:
HMR (Sambas) – Sebagai upaya menghormati adat istiadat setempat, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns menghadiri acara ritual adat marasi'an (pembersihan) air tanah bertempat di rumah bapak Matiyus Ukuy (52 th) Dusun Air Bening, Desa Sungai Bening, Kec. Sajingan Besar, Kab. Sambas.

Demikian dikatakan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, Kab. Sanggau. Rabu (23/02/2022).

Dansatgas mengungkapkan 4 orang personel Pos Sungai Bening dipimpin Danpos Sertu Rail pada Rabu (23/02/2022) bersama Kades Sungai Bening, Kadus Sungai Bening, Ketua adat Sungai Bening dan Babinkamtibmas Sungai Bening menghadiri acara ritual adat marasi'an air tanah yang diadakan di rumah bapak Matiyus Ukuy di Dusun Air Bening, Desa Sungai Bening.

Ritual marasi'an air tanah ini di pimpin oleh Ketua adat Sungai Bening bapak Jaili diikuti oleh warga Dusun Air Bening yang bertujuan untuk membersihkan aura kotor yang ada dikampung sehingga bisa terhindar dari segala pemikiran ataupun aura negatif dan terhindar dari segala mara bahaya, kata Dansatgas.

“Selama penugasan kami selalu berkomitmen untuk menjunjung tinggi adat istiadat setempat guna terciptanya keharmonisan dan keselarasan hidup bersama di wilayah perbatasan,” ujar Dansatgas.

Terpisah Danpos Sungai Bening Sertu Rail mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns dan rasa Empati personil Pos Sungai bening terhadap kegiatan Adat istiadat yang ada di Desa Sungai Bening.

“Kami personel Pos sangat menjunjung tinggi adat istiadat di Dusun Sungai Bening, sehingga setiap acara adat kami akan selalu menghadirinya,” ucap Danpos.

Sementara itu Kepala desa Sungai Bening Bapak Yohanes Tepi mengungkapkan rasa terima kasihnya terhadap personel Pos Sungai Bening yang selalu hadir setiap acara adat yang ada di Dusun Sungai Bening. Ritual marasi'an air tanah ini sebagai wujud pembersihan kampung dari aura kotor sehingga dapat melindungi kampung dari mara bahaya.

“Terima kasih Satgas Pamtas yang selalu ada di kegiatan adat kami, ini membuktikan bahwa Satgas Pamtas sangat menghormasti adat istiadat kami,” ujanya (Pen Satgas Pamtas 643).
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini