Penjual Sang Saka Merah Putih di Medan Lesu

Sebarkan:

 


HMR - Memasuki hari ke dua jelang HUT RI ke-74, penjulan sang saka merah putih di wilayah Kota Medan masih terlihat lesu. Kendati 17 Agustus 2021 tinggal 14 hari lagi.

Hal itu dirasakan salah satu penjual bendera merah putih musiman yang berada di Jalan SM Raja tepatnya di.dean Taman Makam.Pahlawan, Husen, (35).

Menurutnya, hingga kini, jualannya belum mengalami peningkatan.

“Biasa saja, belum ramai. Bahkan pada 1 Agustus kemrin belum ada yang beli,” aku Hendi kepada awak Media, Senin (02/08/2021).

Pria yang merupakan warga Kampung Kolam Percut Sei Tuan kabupaten Deli Serdang itu mengaku, penjualan bendera menjelang HUT RI yang ke-74 tahun ini, merasakan berbeda dengan tahun sebelumnya.

Karena, tahun lalu, sebelum masuk Agustus pun banyak masyarakat yang memberli bendera kepada dirinya.

“Kalau sekarang (kemarin, red) yang beli itu cuma bendera yang Rp5.000 saja. Kalau yang besar-besar belum ada, beda dengan tahun sebelumnnya yang besar dan yang kecil banyak dibeli masyarakat,” terangnya.

Bapak 3 anak ini  mengaku, di hari pertama dirinya menjual bendera, pendapatan kasarnya di hari kedua itu baru mencapai Rp70 ribu.

Padahal, banyak ukuran bendera yang dijajakinya dengan harga yang berpariasi. Dari mulai harga Rp5 ribu sampai harga Rp350 ribu. 

“Pendapatan segitu itu, kasar. Bersihnya cuma Rp10 ribu/15 ribu saja. Maklum penjualan sepi,” katanya.

Mengenai dengan melemahnya minat masyarakat membeli bendera, dirinya tidak mengetahuinya.

Soalnya, dirinya hanya sebagai penjual bendera merah putih setiap tahunnya di Kota Medan memprediksikan, penjualannya bakal mulai ramai menjelang lima hari HUT RI. (Red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini