Ada Korban Jiwa Di Pabrik Pengolahan Plastik, Kades Dan Kapolsek Mengaku Tidak Tahu

Sebarkan:
Lokasi Pabrik Pengeolahan Pabrik Plastik


Medan,


HarianMediaRakyat.com ~ Pabrik plastik milik Abun di dusun 8 Desa Purwodadi  Kecamatan Sunggal Deliserdang memakan Korban Jiwa, kali ini Ansori Halawa (32) warga Nias yang tinggal di Jakan Gaperta Ujung (15/9/2020) siang yang mengalami kecelakaan kerja. 


Diketahui, Asori telah bekerja kurang lebih 1 tahun di Pabrik plastik tersebut. Dan mengalami Luka dikepala yang parah menyebabkan Asori tidak tertolong.


Kepada wartawan, Sariman selaku personalia menjelaskan kalau Asori tewas karena murni kecelakaan kerja saat disambangi, Jumat (26/9/2020) siang jam 14.00 Wib.


"Iya Asori memang karyawan kami. meninggal karena kecelakaan kerja. Tidak ada unsur kesengajaan, kami sudah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku seperti santunan dan lain lain,"ungkap Sariman.


Ditambahkan Sariman kalau di pabrik tempat dia bekerja tidak ada ketentuan karyawan kontrak atau pun buruh harian lepas maupun Karyawan tetap lantaran Pabrik pengolahan Plastik tersebut bukan Usaha persero maupun Cv melainkan usaha Mandiri.


"disini lama tidaknya karyawan bekerja Relatif, karena usaha disini usaha mandiri bukan PT maupun CV jadi ya relatif saja,"ungkap Sariman.


Kepala Desa Purwodadi Lasidi saat dikonfirmasi belum mengetahui kejadian tersebut. menurutnya sampai saat ini belum ada laporan masuk kepadanya soal kejadian kecelakaan kerja dilokasi wilayah nya.


"waduh sampai saat ini belum ada tuh informasi masuk ke saya soal ini."ujar Lasidi.


Pantauan Wartawan dilokasi kerja memang tampak para pekerja yang tidak dilengkapi keselamatan kerja seperti pelindung kepala dan masker meskipun udara bau plastik terbakar sangat menyengat hidung .


Salah seorang pekerja saat diwawancarai mengatakan kalau sudah hal biasa dan tidak masalah bagi mereka. 


"udah biasa lah kami kalau kayak gini bang.aman ini bang."ungkap salah seorang pekerja.


Warga setempat mengatakan sudah 3 kali kejadian tewasnya pekerja dipabrik tersebut dan semuanya tewas dengan cara yang sama yakni masuk kedalam mesin pengepakan plastik.


"macam minta tumbal pabrik ini. udah 3 nyawa melayang dengan kejadian yang sama."ujar warga purwodadi.


10 tahun sudah pengolahan sampah plastik tersebut berdiri namun tidak ada plang Nama maupun identitas dari pabrik tersebut.


Warga maupun pekerja mengatakan kalau Abun orang kaya didesa purwodadi keturunan tiongkok merupakan pemilik tunggal pabrik tersebut.


Saat dikonfirmasi, Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek sunggal tidak mengetahui kabar  tersebut.

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini