Kejaksaan Negeri Belawan Amankan Dua Kapal Asal Malaysia

Sebarkan:


Belawan,

HarianMediaRakyat.com - Dua kapal Nelayan yang berasal dari Negeri jiran Malaysia di pasang garis pembatas / policeline sebagi batas larangan selasa (14/07/2020) sekira pukul 13.30 wib.

Dikonfirmasi, salah satu penjaga kapal yang di perbantukan oleh pihak kejaksaan belawan dari pihak TNI / Pomal saat di temui tim media ini mengatakan, bahwa kapal hasil tangkapan Baharkam yang diserahkan ke PSDKP kementerian perikanan dan kelautan dalam proses penyidikan lanjutan tahap II yang saat ini proses masih ditangani Jaksa.

Lebih lanjut, penasaran melihat sisi dalam kapal, saat hendak mengambil gambar kapal,  penjagaan kapal tidak mengijinkan awak media untuk mengambil gambar bagian dalam kapal, "Saya sebagai petugas yang di perintahkan untuk menjaga tidak di ijinkan bagi orang yang tidak memiliki surat dari kejaksaan untuk masuk apa lagi melihat seisi kapal, kedalamannya." kata penjaga yang tidak diketahui nama nya itu.

Lanjut penjaga Kapal tersebut, pengambilan foto kapal hanya boleh dari dekat saja tidak boleh memasuki kedalam kapal sebelum ada sepotong surat dari kejaksaan karena kami hanya menjalankan tugas karna sudah ada garis bukti larangan dan tulisan bahwa kapal sebagai barang bukti.

Menurut keterangan penjaga kapal, Hari jumat 10/07/2020 sekira pukul 10 .30 wib ada pihak dari hakim ke jaksaan yang turun kelokasi ini dan melihat se isi kapal dan menurut informasi persidangan masalah kapal masih proses belum jatuh pelelangan/di kembalikan kenegara.

Saat awak media hendak menemui Kasi intel Kejari Belawan dengan tujuan siratuhrahmi dan konfirmasi mengenai perkembangan dua kapal tersebut, Kasi Intel sedang tidak berada di kantor.

Dari salah satu keterangan penjaga pintu masuk Kejari, kasi intel telah pergi dari pagi dan belum masuk karena lagi ada kepentingan di Kantor DPR.

Sabar untuk menungu, Awak media yang sedang menungu di salah satu kantin yang ada di kejaksaan tiba tiba di hampiri Security yang memberitahukan bahwa Kasi Intel sedang keluar.

"Saya baru di hubungi pak Kasi Intel, katanya beliau belum jelas jam berapa datangnya, jadi pesan beliau untuk minta no hp seluler dari salah satu rekan media yang nantinya akan beliau hubungi." ucap security Kejari Medan

Namun sayang, Sampai berita ini di publikasi, pihak kejaksaan / Kasi intel yang katanya mau menghubungi tim media, hingga berita ini naik tayang belum juga ada yang menghubungi. ( Ban )
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini