Polsek Sunggal Amankan Dua Jambret Yang Babak Belur Digebuki Massa

Sebarkan:
Harianmediarakyat.com - Dua terduga pelaku jambret Handphone penumpang Becak sepeda motor di amuk massa di Jalan TB Simatupang, Medan Sunggal. Kedua pelaku tersebut berinisial Akbr dan Irv, sementara korban penumpang becak tersebut bernama Prita warga Medan Sunggal. 

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi SIK melalui Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu M Syarif Ginting SH membenarkan bahwa kedua orang pelaku ini telah melakukan aksi penjambretan HP seorang wanita penumpang becak yang melintas di Terminal Pinang baris.

"Pada saat itu korban penumpang becak sepeda motor hendak menuju ke Jalan Binjai untuk membersihkan kiosnya yang selama ini tutup akibat virus (Covid-19)." Katanya kepada wartawan hari selasa (2/6/2020). 

lanjut Sarif, sejak berada di Jalan TP Simatupang kedua pelaku ini  telah membuntuti dari belakang mendekati Becak sepeda motor tersebut. melihat ada kesempatan, salah seorang pelaku yang berada di boncengan langsung menarik HP Xiaomi yang tengah digenggam korban.  atas perbuatan pelaku, korban yang tak ingin barang berharganya hilang begitu saja mencoba mempertahankan HP nya tersebut. 

"Aksi tarik tarikan pun sempat terjadi, kemudian pelaku Akbr yang membawa sepeda motor tak dapat mengendalikan laju kendaraannya tersebut dan akhirnya keduanya terjatuh ke aspal dan langsung tertabrak oleh Becak sepeda motor  yang dikemudikan Legimin." Jelas Iptu M Syarif Ginting.

korban pun berteriak jambret jambret untuk mengundang warga masyarakat ke tempat kejadian perkara. Kemudian salah seorang pelaku berupaya kabur dari kerumunan massa hasilnya warga yang geram langsung mengejarnya dan menghakiminya hingga babak belur, tambah Iptu syarif Ginting. 

Salah seorang pelaku  Akbar iya mengaku telah menarik HP merek Xiaomi milik korban Prita dari atas becak yang dikendarai Legimin. Dirinya pun mengaku telah membuntuti becak yang dinaiki korban  Prita dari Jalan Amal.

"Kemudian Iya pak dari jalan amal sudah kami ikuti Aku yang narik dia yang bawa kereta." katanya kepada kepolisin Medan Sunggal. 

Dan sementara rekannya pelagu Irvan iya mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui aksi yang dilakukan temanya tersebut.

Kemudian pelaku Irvan berkilah bahwa dirinya menjadi korban tabrakan yang dilakukan oleh Becak tersebut.

"Aku nggak tau pak aku aja ditabrak becak itu Tiba-tiba dituduh jambret makanya aku lari." kilahnya.

Dari lokasi TKP kepolisin medan sunggal  telah mengamankan satu unit kereta Honda Vario BK 3051 AHM yang digunakan keduanya untuk beraksi jambret tersebut. (RAID)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini