Anak Mantan Ketua Partai Politik Mangkir di Sidang Tuntutan Terdakwa

Sebarkan:


HarianMediaRakyat.com - Agenda Sidang Pembacaan tuntutan kepada terdakwa RRN di Pengadilan Negeri Medan Ruang Cakra V pada hari Selasa, (28/4/2020) akhirnya ditunda. Pasalnya RRN yang merupakan anak Mantan Ketua Partai Politik itu tidak dapat hadir karena sedang berada di Jakarta dan tidak dapat pulang ke Medan dengan alasan Jakarta PSBB.

Atas hal itu, Korban penganiayaan, Rahma Dhea Saraswara memohon kepada Majelis Hakim agar melakukan penahanan terhadap terdakwa RRN (31).

Dikatakan Dhea, dalam persidangan kasus nya, terdakwa sudah tidak kooperatif karena tidak menghadiri persidangan dengan agenda  tuntutan.

"Saya memohon kepada majelis hakim agar melakukan penahanan terhadap terdakwa Karena dia tidak kooperatif," ucap Dhea saat diwawancarai wartawan, Rabu (29/4/2020) sore.

Dijelaskan Dhea, Pertama, saat persidangan pada Rabu, 11 Maret 2020, terdakwa tidak bisa menghadirkan saksi A de Charge (saksi yang meringankan), "Sehingga persidangan dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa." jelas Dhea.

Kemudian, pada Rabu, 18 Maret 2020, sidang ditunda dengan alasan terdakwa sedang sakit, "Saat itu persidangan gak dibuka sama sekali." Terang Dhea.

Terakhir pada Selasa, 28 April 2020 kemarin, terdakwa juga tak hadir lantaran tidak bisa ke Medan karena mengaku berada di Jakarta terkena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Saya tau dari penasehat hukum saya, kalau dia lagi berada di Jakarta dan gak bisa ke Medan karena masih PSBB. Jangan gara-gara orang tua dia orang yang berada, jadi bisa sesuka nya saja. Di mana letak hukum dan keadilan," Pinta Dhea.

Akan hal itu, Harapan Dhea, Majelis Hakim melakukan penahanan terhadap terdakwa, "Dia yang melakukan penganiayaan, dia bebas berkeliaran dan terlalu leluasa. Jadi dia yang ngatur hakim. Saya berharap agar terdakwa ditahan dan diberikan hukuman semaksimal mungkin."

"Semoga di sidang lanjutan (tuntutan) digelar pada 12 Mei 2020 mendatang terdakwa sudah ditahab," Pungkas Dhea.

Terpisah, saat dikonfirmasi atas penundaan sidang dalam agenda tuntutan, Penasehat Hukum Dhea, Ricky Purba mengatakan bahwa benar terdakwa tidak dapat hadir dengan alasan Jakarta PSBB.

"tadi kami konfirmasi ulang sama JPU, terdakwa tak hadir karena Jakarta PSBB. Untuk itu sidang di tunda pada tanggal 12 Mei Mendatang."

Terkait ketidakhadiran terdakwa, sambung Ricky, Pihaknya akan mengirim surat permohonan ke Hakim agar terdakwa ditahan supaya kedepannya persidangan dapat berjalan lancar.

"Secepatnya surat akan kami kirim ke Hakim agar terdakwa di tahan bang" Tandas Ricky (AP)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini