TERKAIT PEMBERITAAN, WANNYAH MINTA HAK JAWAB KEPADA MEDIA

Sebarkan:

Harianmediarakyat.com - Terkait Pemberitaan di beberapa Media, Wannyah Rahmi Harahap yang didalam pemberitaan sebagai terlapor dalam Laporan No STTLP /605/III/ 2020/SPKT Percut, kepada Harianmediarakyat.com mengatakan bahwa keterangan yang disampaikan Rizainy Fitri tidaklah benar adanya

Dijelaskan Wannyah, seperti yang dimuat dalam pemberitaan sebelumnya, Wannyah menjelaskan bahwa nama dirinya bukanlah seperti yang ada di dalam pemberitaan itu,  melainkan nama sebenarnya adalah Wan Nia Rahmi Harahap.

Lanjut nya, tak hanya itu keterangan Rizany Fitri Warga Jl jalak 9 no 245 Perumnas Mandala prihal perbuatan menarik leher baju hingga mengalami memar dan lecet pada leher sebelah kanan pun dengan tegas dikatakan Wan Nia tidaklah benar. 

"Saat itu saya tidak ada mau menyenggol dia bang, saya hanya menghindari lubang saja, jadi menyenggol mobil saya pun tidak ada bang. Kalau ada pasti lecet mobil saya bang. Tapi saya tiba tiba dikejar dia bang sambil melontarkan makian kepada saya. Karena itu saya berhenti bang, dan tidak membalas makiannya. Oleh pengendara lainnya yang melintas, cek cok adu mulut itu di lerai oleh orang orang yang ada pada saat di kejadian itu bang. Malahan Oleh kerumunan itu, saya diarahkan untuk melanjutkan perjalanan saya bang. Dan saya pun meneruskan perjalanan saya. Jadi penganiayaan itu benar-benar tidak terjadi bang. " beber Wan nia, Senin, (18/3/2020) sekira pukul 21.30.

Sambung Wan nia, jadi soal tuduhan terkait menarik leher dan bajunya hingga robek, saya katakan itu tidak ada bang.

Diketahui, adapun pemberitaan yang dimaksud Wan Nia adalah pemberitaan berjudul "Dianiaya Dijalan, Fitri Lapor Pengendara Mobil Ke Polisi" yang tayang di harianmediarakyat.com pada hari Minggu (16/03/2020) sekira pukul 10.10 WIB. Namun atas permintaan Wan Nia, berita tersebut dihapus oleh redaksi Harianmediarakyat.com

Ditempat yang sama, abang kandung Wan Nia yakni Wan Arie Albar Harahap meminta kepada media dalam membuat berita, harus terlebih dahulu mengkonfirmasi dan mengklarifikasi pihak terkait. Dan untuk kepolisian, Wakil Ketua Harian Wadokai Sumut itu meminta agar pihak Polsekta Bener-bener menyelidiki kasus ini se - objektif mungkin. (Red)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini