Sendikat Uang Palsu Di Langkat Diciduk Polisi

Sebarkan:

Langkat - Empat warga diduga sebagai anggota sindikat pemalsu uang di Kabupaten Langkat diringkus aparat Unit Pidum Satreskrim Kepolisian Resor Kabupaten Langkat beserta berbagai barang buktinya berupa uang pecahan Rp100 ribu.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Teuku Fatir Mustafa melalui Kanit Pidum Iptu Bram Chandra, di Stabat, Sabtu.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan dua orang korban yang juga pemilik warung, Mimi dan Ibrahim, di Pangkalan Susu.

Lalu berdasarkan laporan itu petugas mengamankan tersangka Syah Fendi alias Fendi warga Jalan Kurnia Dusun I Desa Sei Siur, Kecamatan Pangkalan Susu.

Dari kantong celana tersangka Syah Fendi alias Fendi ditemukan tiga lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu.

Saat diinterogasi Syah Fendi mengaku mendapatkan uang palsu itu dari Muhd Jipi Syahputra alias Jipi. Atas keterangan itu petugas kemudian menangkap Jipi.

Selanjutnya Jipi mengaku mendapatkan uang palsu tersebut dari Gusti Gia Purnama alias Pedet, atas pengakuan Jipi petugas menangkapan Pedet. Dari tangan Pedet petugas berhasil menemukan uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 24 lembar. 

Kembali, dari keterangan Gusti alias Pedet, uang palsu tersebut ia peroleh dari Nayan. Untuk itu petugas melakukan penangkapan kepada Nayan, dari Nayan ditemukan uang kertas palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 29 lembar.

Polres Langkat telah melimpahkan berkas perkara peredaran uang palsu pecahan Rp100 ribu dan keempat tersangka yang melanggar Pasal 36 ayat (3) Undang–Undang Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang itu ke Kejaksaan Negeri Langkat. 

Saat ini Satreskrim Polres Langkat menunggu pihak kejaksaan mem P - 21 berkas Peyidik. Setelah P - 21 penyidik akan melimpahkan tersangka beserta barang bukti 58 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu.
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini