Harga Gula di Medan Makin Mahal, Ini Komentar Ketua Pemantau Pangan Sumut

Sebarkan:

Medan- Harga gula pasir di masyarakat sejauh ini memang sudah terlalu mahal. Harganya sudah melewati batas 15 ribu per Kg di tingkat kedai sampah. Kalau di pasar tradisional itu sudah masih ada yang jual dikisaran 15 ribu paling mahal. 

Namun ditingkat kedai sampah harganya ada yang jual 17 ribu per Kg nya. Kenaikan harga gula ini memang belum teratasi sejauh ini.

"Padahal kenaikannya sudah berlangsung sekitar 2 bulanan. Bahkan untuk jenis gula curah saat ini harganya sudah tidak jauh berbeda dengan gula kemasan. Harga gula kemasan  dan eceran sama sama dijual dikisaran 15 ribu per Kg nya," kata Ketua Pemantau Pangan Sumut, Gunawan Benjamin, Selasa (3/3/2020).

Padahal sebelumnya harganya relatif berbeda. Harga gula eceran itu sempat di kisaran 12 ribuan per Kg, nah yang kemasan dikisaran 14 ribu per kg-nya.

Pada dasarnya Sumut memiliki pabrik gula sendiri yakni pabrik gula sei semayang dan kuala madu. Namun belum masuk musim giling sehingga belum bisa diharapkan mampu menjadi motor penambah persediaan gula di wilayah Sumut.

Nah sejauh ini Sumut juga bergantung terhadap kesediaan gula dari lampung, akan tetapi belakangan ini tren harga gula memang mengalami kenaikan. Dan sayangnya harga gula tersebut belum sepenuhnya mampu diturunkan. Untuk harga gula ini kita berharap pemerintah bisa melakukan upaya untuk menstabilkannya.

Jurus yang paling ampuh untuk meredam penurunan stok gula adalah dengan cara impor. Ini bisa dilakukan meskipun ini bukan satu satunya jalan keluar yang harus diprioritaskan. Tetapi sejauh ini keluhan masyarakat terkait dengan mahalnya harga gula mulai terasa. 

Dan sebaiknya ada upaya serius dari pemerintah untuk segera menurunkan harga gula. Terlebih sebentar lagi kita memasuki bulan ramadhan, permintaan akan gula pasir sudah pasti akan mengalami peningkatan. (ja)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini