Hakim Jatuhkan Vonis pada Sang Pengendali Produksi Ekstasi dari Dalam Lapas

Sebarkan:

Medan- Sang Pengendali Produksi Ekstasi dari Dalam Lapas, Rudy Divonis 16 Tahun dan Denda Rp2 Miliar. Kini dia hanya bisa pasrah saat hakim jatuhkan vonis.

"Memutus, dengan ini Majelis hakim memutuskan Rudy alias Ajun bin Ho Cum Lim dengan 16 tahun penjara denda Rp 2 miliar, dan subsider 1 tahun," kata Hakim di ruang Cakra V Pengadilan Negeri Medan, Rabu (4/3/2020).

Hakim sependapat dengan Jaksa yang sebelumnya menjerat terdakwa dengan Pasal 113 (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Namun, putusan yang dijatuhkan hakim lebih ringan dari tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni 19 tahun penjara.

Mendengar putusan hakim, Rudy mengambil sikap pikir-pikir.

Dalam dakwaan JPU, disebutkan bahwa pada Januari 2019, petugas mendapatkan informasi adanya produksi pil ekstasi di Medan.

Berdasarkan informasi itu, petugas mencurigai sebuah rumah sebagai tempat pembuatan ekstasi, di Jalan Pukat VIII Gang Murni Nomor 19 Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung.

"Selanjutnya, petugas juga mendapatkan informasi bahwa Rudy selaku napi di Lapas Binjai memerintahkan Muhammad Irsan Siregar untuk mengambil pesanan ekstasi yang telah dicetak oleh Gunawan," ujar JPU.(dikutip dari Tribunmedan)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini