Antisipasi Virus Corona, Dirut BPJS Kesehatan Kunjungi FKTP di Medan

Sebarkan:

Medan- Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Efendi melakukan kunjungan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kota Medan.

Fachmi memastikan upaya penanganan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) apabila ada yang terindikasi diagnosis penyakit akibat virus corona atau Covid-19. 

Sehari sebelumnya, Dirut BPJS Kesehatan membuat surat ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Kantor Cabang BPJS Kesehatan seluruh Indonesia tentang hal ini. Untuk memastikan pelaksanaan isi surat itu di lapangan, Fachmi mengunjungi klinik Medan Medical Center (MMC).

“Kami mengimbau khususnya FKTP untuk lebih memberikan perhatian khusus terhadap peserta JKN yang menunjukan gejala-gejala yang terindikasi diagnosis penyakit akibat virus Covid-19. FKTP juga diharapkan lebih proaktif untuk memantau kondisi kesehatan peserta JKN-KIS, mengingatkan serta memberikan edukasi terkait penerapan pola hidup bersih dan sehat,” ujar Fachmi, kemarin.

Direktur Klinik MMC dr Budi Esnizar mengungkapkan sudah menerima imbauan dari BPJS Kesehatan untuk memastikan penanganan virus corona. Ia juga sudah juga menginstruksikan jajarannya untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada peserta JKN-KIS yang datang untuk terus menerapkan pola hidup bersih sehat sebagai bentuk kewaspadaan terhadap menularnya penyakit tersebut.

“Klinik MMC juga telah menyiapkan penatalaksanaan pelayanan serta kewaspadaan terhadap virus corona. Begitu kita temukan langsung kita hubungi pihak rumah sakit rujukan untuk menjemput apabila ada pasien suspect virus corona,” kata Budi.

Saat di klinik MMC, Fachmi melakukan dialog dengan pasien yang sedang berobat.  "Apakah ada yang baru melakukan perjalanan ke luar negeri?" tanya Dirut BPJS Kesehatan. Ternyata tak ada yang baru melakukan perjalanan ke luar negeri.

Selanjutnya Fachmi bertanya, "Apakah ada yang baru melakukan interaksi dengan orang yang baru melakukan perjalanan ke luar negeri?" Mereka menjawab tidak.

Pertanyaan Fachmi berikutnya, "Apakah ada yang demam atau batuk-batuk?" Kali ada sepasang suami istri yang angkat jari.

Setelah membuka maskernya yang berwarna hitam, Ny Elisa Lies Hartini menyatakan bahwa dia dan suaminya menderita batuk. Selanjutnya Fachmi melakukan dialog tentang virus corona. Ia juga mengimbau kepada pengelola klinik dan tenaga medis agar melayani peserta JKN-KIS dengan sebaik-baiknya serta mengikuti prosedur dengan benar.(Ja)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini