Perkuat Ekspor ke Korea Selatan, Indonesia Tingkatkan Partisipasi dalam Kemitraan ASEAN-Korsel

Sebarkan:


Seoul- Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Dody Edward mengungkapkan, Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong barang dan jasa Indonesia masuk ke pasar Korea Selatan. Salah satu caranya ialah dengan berpartisipasi pada program promosi dalam kerangka kemitraan antara ASEAN dan Korea Selatan.

Hal tersebut disampaikan Dody dalam pertemuan tahunan Council Director ASEAN--Korea Centre ke-12 yang mengusung tema “Connecting People, Sharing Prosperity” di Seoul, Korea Selatan, pada 20--21 Februari 2020. Hadir pada pertemuan tersebut seluruh perwakilan 10 negara ASEAN dan Korea Selatan.

“Pemerintah Indonesia memahami pentingnya promosi perdagangan antara Indonesia dan Korea Selatan dalam mencapai pertumbuhan perdagangan yang saling menguntungkan. Kami optimistis program pengembangan ekspor dalam berbagai bentuk akan membawa hasil positif meningkatkan peluang bisnis bagi pengusaha Indonesia,” ujar Dody yang hadir selaku Council Director Indonesia dalam pertemuan tersebut.

Dody melanjutkan, strategi yang diambil untuk mendapatkan manfaat dari kerja sama ini yakni dengan mendorong terciptanya manfaat timbal balik dalam perdagangan barang konsumsi, memaparkan peluang bisnis dalam sektor industri berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence), dan mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Adapun beberapa sektor yang menjadi perhatian Indonesia dalam kerangka kerja sama ini antara lain peningkatan akses pasar produk kosmetik; makanan olahan; furnitur; produk jasa kreatif seperti animasi, gim, dan film; serta pengembangan kekayaan intelektual (intellectual property) dari kreasi lokal.

Dody menambahkan, salah satu kegiatan penting dalam strategi Indonesia mendorong produk ekspor berkualitas yaitu dengan mengambil bagian dalam kegiatan ASEAN Beauty Showcasing di Seoul pada April mendatang. Dody berpandangan, kegiatan pameran produk kecantikan itu akan menjadi sarana promosi yang baik bagi penggunaan kosmetik khas berbahan baku dari Indonesia, termasuk di dalamnya kosmetik bersertifikasi halal.

“Selain memamerkan produk kosmetik untuk konsumen Korea Selatan, melalui kegiatan ini
Indonesia juga menawarkan kemungkinan untuk menjadi bagian dari rantai pasok industri
kosmetik Korea Selatan dengan memanfaatkan sumber daya bahan baku yang melimpah di alam Indonesia,” ujar Dody.

Selain pengembangan di sektor perdagangan, pertemuan tahunan ASEAN dan Korea Selatan ini juga sepakat mendorong pengembangan sektor investasi, kebudayaan, dan pariwisata yang berkelanjutan. Beberapa kegiatan yang disepakati untuk dilakukan, seperti ASEAN Week 2020 dalam bidang parawisata, dan ASEAN Start-up Week dalam bidang investasi.

Dody menekankan kembali, berbagai upaya promosi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Indonesia menjaga pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan seluruh potensi yang tersedia.

Hal ini juga sekaligus langkah optimis pemerintah menghadapi situasi ekonomi yang tidak
menentu akibat perang dagang Amerika Serikat-Tiongkok yang terus berlanjut, proteksionisme dari negara-negara di dunia, serta penyebaran virus Covid-19.
Sekilas Mengenai AKC ASEAN Korea Center (AKC) adalah organisasi antarpemerintah yang dibentuk untuk mendukung dan meningkatkan kerja sama kemitraan ASEAN—Korea Selatan, mengembangkan saling pengertian melalui pertukaran kebudayaan dan people-to-people contact, serta mendorong upaya integrasi ASEAN.

AKC resmi didirikan pada 13 Maret 2009 berdasarkan nota kesepahaman (MoU) yang
ditandatangani pada KTT ke-11 ASEAN--ROK November 2007 dan mulai berlaku sejak Desember 2008. AKC beranggotakan 10 negara anggota ASEAN dan Republik Korea Selatan.

Sekretariat AKC berada di Seoul, Korea Selatan. Council ditetapkan sebagai lembaga pemegang kuasa tertinggi dalam pengambilan keputusan yang terdiri atas 11 Direktur yang ditunjuk dari masing-masing negara anggota. Adapun tiga pilar kegiatan AKC adalah perdagangan dan investasi, budaya dan pariwisata, serta hubungan masyarakat dan pertukaran informasi.

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini