Pahami Gejala Nyeri di Belakang Tulang Dada

Sebarkan:

Medan- Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Habibie Arifianto, Sp.JP., M.Kes., FIHA menyampaikan, beberapa penyakit sama-sama menimbulkan gejala nyeri dada. 

Untuk memastikan penyebab nyeri dada, Habibie menyarankan orang yang punya keluhan nyeri dada untuk melakukan pemeriksaan, terutama bagi orang yang berisiko.

"Setiap orang punya ambang batas nyeri yang berbeda. Kalau ambangnya tinggi, bisa jadi gejala nyeri dada tidak terasa. Ini yang disebut silent anfal (kambuh diam-diam," kata dia.

Sebelum mendiagnosis pasien, Habibie menjelasakan dokter akan melakukan pra-tes seputar keluhan nyeri dada dan evaluasi faktor risiko.

Setelah itu, pasien baru diarahkan menjalani pemeriksaan lanjutan. Salah satunya dengan pemeriksaan treadmill untuk melihat kinerja jantung saat diberi beban fisik.

Selain itu, pasien akan diarahkan menjalani tes lain. Salah satunya CT Scan koroner untuk memastikan ada tidaknya penyumbatan di pembuluh darah jantung.

"Banyak pasien yang terlambat mendapatkan pertolongan karena tidak segera diperiksa, Tiba-tiba penyumbatan di koronernya sudah lebih dari 70 persen," jelas dia.(dikutip dari Kompas)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini