Polresta Deli Serdang Bekuk Wanita Diduga Lakukan Perdagangan Orang

Sebarkan:

Deli Serdang- Polresta Deli Serdang membekuk Ma (48) warga Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang saat akan memberangkatkan 4 tenaga kerja wanita (TKW) sebagai pembantu rumah tangga ke Malaysia secara ilegal. Ma dibekuk dari salah satu rumah penampungan di Kecamatan Beringin. Kasus perdagangan orang ini sudah dilakoni Ma sejak tahun 2018 lalu.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK menjelaskan motif tersangka melakukan perdagangan orang secara illegal dengan mendapatkan keuntungan sebesar RM (Ringgit Malaysia) 4000 dari setiap TKW yang terkirim ke Malaysia melalui agen Malaysia bernama Yanti yang merupakan warga negara Malaysia.

Katanya, terungkapnya perdagangan manusia illegal itu pada Kamis (16/1/2020) Satuan Reskrim mendapat informasi dari masyarakat jika dirumah tersangka Ma alias MY ada berkumpul wanita yang akan diberangkatkan ke Malaysia secara illegal.

"Selanjutnya personil Satuan Reskrim melakukan penyelidikan dan mengamankan Ma alias MY berikut 4 wanita yang akan diberangkatkan ke Malaysia secara illegal yaitu Leny Manullang (34) warga Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai, Sri Dewi (28), Nur Maya (28) keduanya warga Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai dan Ulan Adek Eka Cahyanti (42) warga Tanjung Pura Kabupaten Langkat," ujarnya didampingi Kasat Reskrim AKP Raffles Langgak Putra SIK, Kasat Narkoba AKP M Oktavianus Sitinjak SE dan Kanit PPA Ipda Resti Widya Sari STrk di Mapolresta Deli Serdang, Rabu (22/1/2020).

Selain mengamankan tersangka Ma alias MY petugas juga mengamankan barang bukti paspot atas nama tersangka dan kermpat korban, dua HP merk Vivo, empat lembar surat pernyataan keberangkatan tanpa paksaan atas nama keempat korban, lima buah gelang emas imitasi, 7 buah cincin emas imitasi, satu buah gelang rantai emas imitasi, satu buah buku rekening atas nama tersangka Maria.

"Tersangka mengakui perbuatannya dan diancam pasal 2 dan atau pasl 4 atau pasal 10 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun maksimal 15 tahun penjara," tandasnya. (dikutip dari harian9)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini