AIMI Sumut Latih Kader Posyandu di Desa Tuntungan, Deliserdang

Sebarkan:

Deliserdang- Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Untuk mencegah kondisi ini yang banyak terjadi dipedesaan, maka Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Sumut memberikan pelatihan kepada kader posyandu di desa Tuntungan, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang, Sumatera Utara.

Wakil Ketua AIMI Sumut Konselor Menyusui, Hery Firdaus mengatakan, tujuan acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader posyandu ditingkat desa agar memiliki pengetahuan dan keterampilan.

"Kemudian yang tak kalah penting dapat menyelenggarakan layanan kesehatan desa berbasis kesehatan masyarakat, melakukan pemantauan status gizi balita, plus upaya pencegahan gangguan gizi dan kesehatan balita, khususnya dalam upaya pencegahan kejadian stunting di Desa Tuntungan," katanya, Sabtu (4/1/2020).

Dikatakannya, pihaknya melatih kader Posyandu dari 3 dusun dan aparatur desa plus relawan AIMI Sumut dari kalangan mahasiswa yang selanjutnya akan melakukan pendampingan masyarakat dan komunitas di desa.

"Alhamdulilaah, kita melaksanakan tiga hari, yaitu dari hari Jumat, Sabtu dan besok hari terakhir yaitu hari Minggu, dan dihari kedua ini peserta dapat mengikuti keseluruhan proses pelatihan, berpartisipasi penuh dalam seluruh rangkaian agenda dan seluruh peserta mengamini bahwa selama bertahun-tahun menjalankan kader posyandu baru kali ini dilatih dan dipahamkan substansi posyandu yang tidak hanya sebatas menimbang," ujarnya.

Dikatakannya bahwa peserta juga merasa senang sebab lebih dari itu, yaitu kesadaran baru bahwa posyandu sebagai bentuk pemberdayaan warga desa, bertanggungjawab terhadap upaya peningkatan kesehatan bumil, busui, balita dan bayi di desa," katanya.

"Kenapa kita buat acara ini di desa Tuntungan? Sebab dari survei kami, desa Tuntungan merupakan wilayah dampingan AIMI Sumut dalam menjalankan Program Generasi Emas - 1000 HPK yang di support oleh YBM PLN UIW Sumut," ujarnya.

Kemudian adanya penerimaan pemerintahaan desa dan warga desa Tuntungan pasca telah partisipatif kondisi kesehatan di desa Tuntungan di bulan Mei 2019 kemarin.

"Tapi begitupun kita pastinya punya kendala, namun secara umum program generasi emas - 1000 HPK ini disupport oleh YBM PLN UIW Sumut dan khusus pelatihan posyandu AIMI Sumut mendapatkan dukungan tambahan dari LAZNAS BSM Umat. Juga kita mendapat dukungan dari Puspa Sumut, sehingga sejauh ini dukungan dukungan ini membantu meminimalisir berbagai tantangan yang ada," pungkasnya. (JA)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini