8 Balon Kepala Daerah Gugup Saat Ikuti Fit and Proper Tes di Golkar Sumut

Sebarkan:

Medan- Saat diwawancarai mengikuti fit and proper tes di DPD Golkar Sumut dari 18-21 Januari 2020 sebanyak delapan bakal calon kepala daerah (Balon KDh) mengalami sikap gerogi, gugup dan keringat dingin. Hal ini dikatan salah satu penguji balon kepala daerah DPD Golkar Sumut HM Hanafiah Harahap SH di Medan, Rabu (22/1/2020).

"Dari 47 balon yang saya wawancarai ada delapan orang mengalami gerogi, gugup dan keringat dingin," ujarnya. 

Padahal yang ditanyakan dan didiskusikan kepada balon tersebut untuk mengetahui integritas dan kepemimpinannya. Namun demikian, secara umum balon yang diwawancarai memiliki karakter kuat mengemban amanah sebagai kepala daerah.

Disinggung delapan nama balon kepala daerah dan dari kabupaten/kota mana, Hanafiah enggan memberitahukannya. 

"Etikanya cukup aku yang tahu," ungkap Hanafiah yang juga Ketua Koorbid Politik, Hukum & HAM DPD Golkar Sumut ini.

Ditegaskannya, Partai Golkar bertekad mengusung tokoh pemimipin yang visioner, petarung dan berani mengambil langkah-langkah kerja extraordinary serta mengentaskan kemiskinan masyarakat di daerahnya.

"Maka tokoh pemimpin yang maju sebagai kepala daerah tidak boleh berfikir memperkaya diri sendiri, karena saudara kita juga harus sejahtera," sebutnya.

Sementara, Sekretaris Tim Pilkada Partai Golkar Sumut Sangkot Sirait menambahkan 10 balon kepala daerah akan mengikuti susulan fit and proper tes.

"Yang 10 orang ini sebelumnya sudah melakukan pemberitahuan kepada tim karena ada halangan untuk mengikuti fit and proper tes sesuai jadwal yang sudah ditentukan," bilangnya.

Terkait jadwal susulan tersebut akan dilaksanakan, ia mengatakan masih dirapatkan untuk menentukan tanggalnya. "Tapi yang pasti akhir bulan Januari ini," terangnya.

Selesai fit and proper tes, Golkar Sumut akan melakukan survey dan kemudian diakhiri dengan rapat pleno diperluas menetapkan tiga nama yang akan diusulkan ke DPP Golkar. 

"Survey itu akan dilakukan sebanyak tiga kali yaitu satu kali di Golkar Sumut dan dua kali di DPP," tandasnya. (hs)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini