23 Balon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Ikuti Fit and Proder Test di Kantor DPD Partai Golkar Sumut

Sebarkan:



Medan- Sebanyak 23 bakal calon kepala Daerah dan wakil kepala Daerah mengikuti Fit and proder test hari ke empat di kantor DPD Partai Golkar Sumatera Utara, jalan KH.Wahid Hasyim Minggu ( 19/1/2020) sekira pukul 08.30 Wib hingga pukul 17.00 Wib .

" Hari keempat, fit and proper test ini diikuti oleh bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah terjadwal sebanyak 27 orang calon dari pukul 08.30 Wib sampai dengan pukul 17.00 wib," terang Sangkot Sirait ( sekretaris Tim Pilkada Partai Golkar Sumatera Utara) di kantor DPD Partai Golkar Sumut, Selasa (21/1/2020) kepada sejumlah wartwan.

Terdata, ada 28 calon yang seharusnya mengikuti fit ad proper test yang terdiri dari calon Kepala Daerah dari Kabupaten Nias ada 5 orang , kabupaten Nias Selatan 9 orang, kabupaten Nias Utara 2 orang, kabupaten Nias Barat 5 orang, kota Gunung Sitoli 4 orang .

"Hingga pukul 17.000 Wib, yang sudah melalui proses Fit and Proper test ada 23 orang, 1 orang sakit dan 4 orang tidak hadir, dan dinyatakan gugur karena sampai batas waktu yang kita tentukan tidak juga hadir," terang H Amas Muda Siregar, selaku Seketaris Golkar Sumut yang turut hadir dalam kegiatan ini.

Untuk satu orang calon yang belum mengikuti fit and proper test tersebut akan dilakukan jadwal ulang. 

"Hal itu teruang dalam surat resmi yang mereka sampaikan ke kita. Dan sudah kita setujui bersama," tambah H Amas Muda Siregar lagi.

Ia mengakui hasil wawancara dengan sejumlah bakal calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah, visi misinya positif dan sifatnya membangun daerah misalnya dalam pertanian, peningkatan APBD, dan infrastruktur.

Usai melaksanakan fit and proper tes terhadap bakal calon kepala daerah yang ikut, Golkar Sumut akan melakukan survei sejauh mana masyarakat di daerahnya mengenal dan menginginkan bakal calon sebagai kepala daerah.

"Setelah melakukan survei, kami akan melakukan rapat dan mengurucutkan tiga nama calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah untuk dikirimkan ke DPP Partai Golkar. Selanjutnya DPP yang mengeluarkan rekom satu nama calon," ungkapnya.

Mantan Sekda Provsu Masuk Bursa Balon Bupati

Di tempat yang sama, Balon Bupati Labuhan Batu Hasban Ritonga mengaku mencalonkan kepala daerah di kampung halaman untuk mengabdi kepada masyarakat. 

"Saya sudah puluhan tahun menjadi ASN, jadi saya ingin pulang ke kampung halaman untuk mengabdi kepada masyarakat dan memiliki program percepatan pembangunan," katanya.


Ia mengikuti fit and proper tes karena Partai Golkar di Labuhan Batu tidak perlu berkoalisi dengan partai lainnya. 

"Jumlah kursi Golkar di DPRD Labuhan Batu sebanyak 10 kursi, yang dibutuhkan hanya sembilan kursi untuk mengusung pasangan calon. Artinya, ada lebih satu kursi. Oleh karena itu, saya optimis Partai Golkar akan memberikan rekomendasi sebagai calon Bupati Labuhan Batu," sebutnya.

Untuk maju menjadi nomor satu di Labuhan Batu, Hasban sudah merangkum 10 program kerja nantinya antara lain pembenahan di bidang pendidikan. Menurutnya fakta dunia pendidikan di Labuhan Batu perlu perhatian khusus agar mutunya meningkat secara merata, berkualitas dan berdaya saing di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi.


Selain itu pemerataan guru nantinya juga akan dibenahi di kecamatan, kelurahan dan desa. "Saya nantinya akan melihat jumlah guru sudah merata atau belum di desa, kelurahan dan kecamatan," ungkap mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut ini.

Bidang kesehatan. Paling tidak pelayanan dasar itu nantinya merata hingga desa. "Pustu dan posko kesehatan akan kita buat merata untuk melayani masyarakat. Di pelayanan kesehatan itu juga akan diisi dokter umum, perawat dan bidan," tuturnya.

Selanjutnya pemerintah yang bersih dan berwibawa, ekonomi kerakyatan. "Saya bermimpi Labuhan Batu itu akan mampu memberikan donasi kepada masyarakat miskin seperti bedah rumah atau lainnya," tandasnya.(hs)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini