Tersingung Di Tegur, Kudang Kepang Warsidi Tikam Seorang Wanita

Sebarkan:
Rumah Duka Lisnawati 
Medan - Warsidi, kuda kepang Marelan merenggut nyawa seorang ibu. Lisnawati (45) korban amuk kuda kepang warsid, ditikam di Lingkungan 7, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (5/12) sekitar Pukul 23.30 WIB. 

Dari informasi yang dihimpun, tewasnya Lisna berawal dari rilual kudang kepang di teras rumah warsidi yang mendapat protes dari warga tetangga nya. 

Merasa terganggu dengan aktivitas kudang kepang tersebut, Warsidi selaku pemilik rumah mendapat teguran oleh para tetangganya. 

Namun sayang, teguran yang di sampaikan tetangga warsidi, dari informasi yang di himpun, ternyata tak dihiraukan warsidi. Tak lama kemudian, tiba-tiba atap rumah Warsidi dilempar batu dan membuat Warsidi tersulut emosi dan mendatangi kerumunan warga, hingga akhirnya perkelahian pun terjadi. 

Nahas, lisnawati yang diketahui aktif di PKK dan Karang Taruna yang sedang mencoba melerai di tengah-tengah keributan ternyata malah mendapat tikaman oleh Warsidi. 

“Yang melerai nya ibu itu bang, tapi malah ditikim dia." cerita Dodi.

Lisnawati dikabarkan sempat dilarikan kerumah sakit Eshmun, namun setibanya disana lisna telah meninggal dunia. 

Sementara, aksi Warsidi menikam Lisna ternyata mengundang emosi warga, hingga akhirnya kudang kepang warsidi dan adiknya dihujani pukulan bertubi-tubi. 

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edy Safari, mengatakan bahwa penikaman terjadi dipicu dari ritual kuda. 

Tersinggung karana rumahnya dilempat batu, lanjut Kapolsek Medan Labuhan,  pelaku berkelahi dengan warga, namun saat korban hendak melerai, korban malah ditikam pelaku.

“Pelaku (Warsidi) saat ini masih dirawat di RS, sementara Bagus sudah diamankan di polsek. Saat ini kami masih terus melengkapi berkas" pungkasnya. (01)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini