Dipisahkan Dengan Keluarga, Wartawan Adukan Pratu RS Sampai Ke Presiden

Sebarkan:
leo sebelah Kiri sedang konsultasi Hukum dengan LBH di Medan.
Medan - Seorang Wartawan Medan, Sumatera Utara, Leo (30) warga Pancur Batu  mencari keadilan di Pengadilan Militer Tinggi, Kodam 1/BB. Leo yang dianiaya oleh Pratu RS di kediamannya, di Desa Durin Tonggal Kecamatan Pancur batu Deli Serdang, (24/9/2016) tak terima dipisahkan dengan Istri dan ketiga anaknya. 
"Setelah saya dianiaya , dia juga membawa pergi ketiga anak-anak saya yang masih balita berikut istri juga" Ungkap Leo
Saat ini, lanjut Leo,  keberadaan anak-anak dan istri saya  tidak diketahui keberadaanya. Ini sudah tahun ketiga saya Natal dan Tahun Baru tanpa keluarga. Saya merindukan berkumpul dengan keluarga kecil saya itu. 
Jadi untuk itu, sambung Leo,  saya sangat bermohon agar kiranya banding Pratu RS, yang telah diputuskan, Mahkamah Agung Repulik Indonesia pada dengan Nomor 69 - K/PM. I - 02 / AD / VI / 2019, Rabu (6/11/2019) di dalam musyawarah Majelis Hakim oleh Agus Husin, S.H., M.H., Letnan Kolonel Chk sebagai Hakim Ketua, serta Sahrul, S.H., Letnan Kolonel Chk dan J.M. Siahaan, S.H M.Hum memidana terdakwa dengan Pidana Penjara selama 4 (empat) bulan.
"Mohon ditegakan keadilan bagi saya Ibu Ketua Pengadilan Militer Tinggi, Brigjen TNI Tama Ulinta Br Tarigan, S.H M.Kn. Tolong perberat hukuman terdakwa sesuai dengan Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana yang berlaku" pinta Leo. 

Sebenarnya, tambah Leo, saya mengaku sangat kecewa atas vonis terhadap terdakwa yang cuma diganjar cuman kurungan 4 bulan saja, tidak wajar jika dia hanya diganjar hukuman 4 Bulan dengan apa yang sudah dia lakukan kepada saya waktu itu .

Sementara ketika,  ditanya akan upaya apa saja yang telah dilakukan korban untuk mencari keluarga kecil nya itu,  Leo menjawab, "Sudah saya sebar foto dan ciri ciri anak saya ke sejumlah orang yang saya kenal di beberapa Provinsi di Sumatera Utara ini bang,  namun sampai saat ini saya belum mendapatkan kabar keberadaan mereka"

Kedepannya, tekad Leo,  dirinya menyurati Presiden RI, Ir. Joko Widodo dan Bapak Panglima TNI serta ke Komisi III DPR RI mengenai perlindungan Hukum atas apa yang menimpanya. 



Melalui email resmi Kepaniteraan Pengadilan Militer Tinggi I Medan, berkas perkara a/n Pratu dalam status tingkat banding belum putus.
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini