Beragam Buah Langka Dapat Ditemukan Di UPT BIH Gedung Johor Dinas TPH Sumut

Sebarkan:

Medan- Beragam tanaman buah langka dan varietas baru dapat ditemukan di UPT Benih Induk Holtikultura (BIH) Gedung Johor Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumatera Utara (Sumut) Jalan Karya  Jaya V, Pangkalan Masyhur, Kec. Medan Johor, Kota Medan.

Tanaman buah langka dan varietas baru itu diantaranya, Kuini Ban-ban, kelengkeng merah, durian jenis matahari, klengkeng pimpong, Nangka Cempedak.

"Kalau kelengkeng merah ini langka ini, kalau yang ada disini bibitnya ini  berasal dari Vietnam," ujar Kepala UPT BIH Gedung Johor Dinas TPH Sumut, Bahruddin Siregar, Kamis (26/12/2019)

Selain disini, klengkeng merah ini banyak dibudidayakan di kebun Tiga Johar seluas 1 hektar. Perbedaan klengkeng jenis ini selain warnanya merah, cita rasa klengkeng merah ini jauh lebih manis dan dagingnya lebih tebal. 

Lanjutnya, Untuk durian jenis matahari,  jenis ini dikatakannya jenis yang cukup langka, pohonnya tidak tinggi seperti umumnya melainkan sangat rendah dan buahnya berukuran besar-besar. Dagingnya juga sangat menggiurkan karena tebal dan berwarna kuning. 

"Selama saya bertugas di UPT ini sudah 3 kali panen durian ini, dan jika ada pembeli bibit durian ini, saya akan menyuruhnya terlebih dahulu mencicipi, biar tau dia rasanya duriannya jenis ini," ungkapnya. 

Selain itu, ada juga tanaman buah khas Papua yaitu buah matoa. Saat ini pohon yang tampak tumbuh subur dan tinggi itu masih belum memasuki musim berbuah. Namun, sebelumnya, di kebun BIH Gedung Johor itu,  pohon matoa ini sudah beberapa kali berbuah. 

Lebih lanjut, dikatakannya khusus Kuini Ban-ban, pihaknya membudidayakan sekitar 100 pohon. "Kuini ini rasanya manis, seratnya tidak kasar, dan wangi sekali," ungkapnya.

Sementara itu, bagi masyarakat atau petani yang membutuhkan bibit tanaman buah-buahan itu, dapat memperoleh bibitnya di UPT BIH Gedung Johor. Untuk harga jangan khawatir karena sangat terjangkau dan dijamin bibit-bibit yang ada adalah varietas unggul. (iwm)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini